sebenarnya ... aku tak peduli pada semuanya, aku hanya ingin tersenyum pada mentari. sebenarnya ... sudah sejak lama aku membenci mentari, namun kini aku mencoba untuk selalu tersenyum pada mentari yang tak dapat aku hindari ketika terbangun di pagi hari. sebenarnya ... aku lelah menjadi pejalan sunyi, meski aku sadar bahwa hingga hari ini aku masih menjadi pejalan yg terus menyusuri jalan sepi di antara kegaduhan hidup. sebenarnya ... kegaduhan yang terus memaksaku terbangun dari tidur karena kelelahan bertarung melawan hidup yang terus menantangku. jadi izinkan aku tersenyum pada semua semua caci maki dan kebencian yang terus menjadi awan hitam di atas kepalaku.
Hidup Hanya Menunda Kekalahan Tapi Itu Lebih Baik Meski Tidak Berarti Sama Sekali