Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2010

Mayday ... Mayday ... Mayday ...

29 April, yah hari ini tanggal 29 april dan itu berarti 2 hari lagi tanggal 1 Mei. 1 Mei, Hari Buruh Sedunia ! Entah sudah berapa tahun sejak pertama kali saya tahu bahwa 1 mei itu adalah hari buruh sedunia, aku sudah lupa kapan pertama kali aku tahu kalau hari buruh sedunia itu jatuh pada tanggal 1 mei. Kapan pertama kali saya tahu, saya pikir itu bukan lagi hal penting karena sekedar mengingat dan itu tidak lebih dari sekedar mengenang masa lalu yg jelas-jelas hanyalah basa-basi hidup yg berputar dalam pikiran. Masalah yg penting saat ini adalah keadaan diriku yg telah menjadi bagian langsung dari sistem perburuhan, aku saat ini telah menjadi sebuah bagian terkecil dari pabrik sosial yg telah merangkum dan menjadikan seluruh kehidupan sebagai bagian dari pabrik. Aku sekarang kerja, letih, butuh istirahat, dan rekreasi untuk meredam kemarahan pada sistem yang telah menjadikan seluruh hidupku tak lebih dari bagian dari kerja. Semuanya, ya semuanya. Bahkan istirahat dan rekreasi juga ad...

AMARAH SEORANG PEMBOHONG GILA

Dunia ini hari kehari semakin menjengkelkan, semakin banyak omong kosong yg selalu dipaksakan untuk ditelan. Omong kosong berbau anyir darah dan nanah sisa luka-luka perjuangan sia-sia yang tak berujung. Belum lagi kepalsuan-kepalsuan dari kesenangan semu yang semakin banyak berceceran disetiap jalan-jalan kehidupan bahkan sampai ke lorong-lorong kumuh tak bertuan. Anjing-anjing pun semakin nyaring lolongannya hingga bukan lagi ketakutan atau kengerian yg dihasilkan melainkan kemarahan yang memuncak hingga titik didih yang siap meledak kapan saja. Dunia ini betul-betul semakin mirip dengan orang tua renta yang selalu berkhotbah tentang kebijaksanaan pahamannya hingga mengerdillah anak-anak yang berhasrat liar dalam kerangkeng moralitas yang tak lebih dari budak sebuah hutang sosial warisan leluhur yg diterima tanpa melalui proses penawaran. Sebuah jalan kehidupan yang terus berbicara banyak tentang keterlepasan atas ikatan dunia namun terus pula meratapi dun...