Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari November, 2017

Harapan Sang Durjana

Gambar :  https://www.instagram.com/p/BbZ7JsXhsX3/

Karya Sastra di Perpustakaan Sekolah & Para Buzzer

Rendahnya minat baca generasi muda saat ini sudah memperlihatkan efek buruknya yang sangat memperihatinkan. rendahnya minat baca mereka membuat kemampuan mengolah informasi sangat rendah. Di zaman kejayaan televisi mereka hanya berakhir di tayangan-tayangan murahan yang memang tidak memerlukan kemampuan mengolah informasi dan acara televisi yang bersifat informatif seperti berita nasional maupun internasional tak menjadi kesukaan mereka. Namun di zaman internet, mereka mau tak mau akan berhadapan dengan banjir informasi. Rendahnya kemampuan mengolah informasi inilah yang kemudian membuat mereka gagap berhadapan dengan banjir informasi, tanpa sadar jadilah mereka agen-agen buzzer pihak penyebar informasi. Generasi yang gagap dalam mengolah informasi ini karena  rendahnya kemampuan mengolah informasi berakhir dalam ekosistem buzzer ciptaan para pembuat informasi dimana dalam ekosistem ini dituntut kecepatan dalam mengupdate informasi yang dibuktikan dengan tindakan membagi informas...

Gerakan Makan Tanpa Nasi ?

hari ini saya menonton acara anak di salah satu stasion televisi nasional yang membahas tentang "Gerakan Makan Tanpa Nasi". ini indikasi bahwa gerakan ini mulai dijalankan serius. gerakan ini sebenarnya sudah lama hanya kali ini landasannya dibuat sedemikian rupa jadi lebih terkesan ilmiah dan tidak sekedar berlandaskan asumsi kesehatan (nasi dianggap tidak bagus bagi kesehatan karena kandungan gulanya yang sangat besar). dalam salah satu media online saya pernah membaca ulasan yang kira-kira intinya kurang lebih seperti ini "konsumsi nasi orang indonesia sangat tinggi karena itu diprediksi pada tahun 2035 untuk memenuhi kebutuahan nasi orang indonesia dibutuhkan lahan seluas 20 juta hektar lebih untuk menanam padi saja", sementara ketersediaan lahan pertanian di indonesia terus berkurang karena desakan kota yang terus tumbuh membesar. kebutuhan lahan ini menjadi salah satu alasan yang sering diungkapkan untuk mendukung "Gerakan Makan Tanpa Nasi" karena l...

Cerobong Pabrik

Sepasang burung terbang membawa plastik dan tali. Mereka kembali ketempat membangun sarangnya. Apa yg dibawa kali untuk merampungkan sarang yg mereka bangun. Karena susahnya mencari ranting dan rumput maka plastik dan tali menjadi bahan utama. Sarang mereka pun bukan di dahan pohon seperti dalam cerita anak-anak di televisi, melainkan di celah cerobong pabrik. Plastik, tali, dan cerobong pabrik bukanlah soal bagi mereka karena berkembang biak adalah tuntutan alam yang selama mereka masih hidup tal bisa mereka lawan. Tak nyaman memang tapi semua menjadi biasa. Setelah memberikan sentuhan akhir dengan memasukkan plastik dan tali yg dibawah, mereka pun terbang sedikit menjauh untuk mengamati hasil kerja mereka lalu bersahut-sahutan bernyanyi merayakan sarang mereka yang telah rampung. Waktu pun berjalan.  Burung betina bertelur, telur dierami hingga akhirnya menetas. Generasi baru pun hadir menjadi bagian dari kehidupan ini. Sepasang burung itu bersama-sama merawat anak mereka...