di zaman sekarang sy sering terjebak dalam ilusi kecepatan, di mana kecepatan konsumsi menjadi indikator penting dalam hidup.padahal sangat banyak hal yang sy pikir tak mesti secara tergesah-gesah dikonsumsi dan banyak pula hal yang (bahkan) seharusnya bisa tak dikonsumsi namun terkonsumsi karena sy terhanyut dalam arus kecepatan konsumsi. kuantitas menjadi hal prinsipil dalam ilusi kecepatan konsumsi karena dengan jumlah kuantitas yang tinggi akan membuka peluang banyak hal yang bisa ditemukan. namun sayang, banyaknya hal yang dikonsumsi membuat tumpukan sampah semakin tinggi sehingga hal penting bisa jadi tertimbun hingga peluang menemukannya jadi sangat kecil. saat ini sangat sedikit waktu untung duduk menimbang sesuatu, apakah layak dikonsumsi sekarang juga atau nanti atau bahkan sama sekali tak perlu sy konsumsi kecuali untuk sekedar cemilan tapi untuk cemilan pun bisa jadi masalah karena dapat menghilangkan selera makan pada hal-hal yang lebih berkualitas. mungkin karena terlalu ...
Hidup Hanya Menunda Kekalahan Tapi Itu Lebih Baik Meski Tidak Berarti Sama Sekali