Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label ekonomipolitik

Gerakan Makan Tanpa Nasi ?

hari ini saya menonton acara anak di salah satu stasion televisi nasional yang membahas tentang "Gerakan Makan Tanpa Nasi". ini indikasi bahwa gerakan ini mulai dijalankan serius. gerakan ini sebenarnya sudah lama hanya kali ini landasannya dibuat sedemikian rupa jadi lebih terkesan ilmiah dan tidak sekedar berlandaskan asumsi kesehatan (nasi dianggap tidak bagus bagi kesehatan karena kandungan gulanya yang sangat besar). dalam salah satu media online saya pernah membaca ulasan yang kira-kira intinya kurang lebih seperti ini "konsumsi nasi orang indonesia sangat tinggi karena itu diprediksi pada tahun 2035 untuk memenuhi kebutuahan nasi orang indonesia dibutuhkan lahan seluas 20 juta hektar lebih untuk menanam padi saja", sementara ketersediaan lahan pertanian di indonesia terus berkurang karena desakan kota yang terus tumbuh membesar. kebutuhan lahan ini menjadi salah satu alasan yang sering diungkapkan untuk mendukung "Gerakan Makan Tanpa Nasi" karena l...

Cerita Pak Sono [yang katanya] adalah Malaikat

Sebagaimana saran kalian, mari kita coba berpikir postifif atas niat baik seseorang. Karena tidak memiliki "track record" yang jelas maka kita anggap saja Pak Sono sebagai malaikat yang diutus Tuhan untuk membantu orang susah dan memperbaiki tatanan kehidupan yang kacau balau. Niatnya baik, meningkatkan taraf hidup masyarakat dengan menyediakan layanan-layanan publik seperti layanan kesehatan, fasilitas pendidikan, fasilitas rekreasi publik, serta layanan sosial lainnya. Pak Sono juga ingin membersihkan sistem pemerintahan dari penyimpangan-penyimpangan yang menyusahkan masyarakat. Selain membersihkan sistem pemerintahan Pak Sono juga berniat memberantas praktek-praktek mafia di berbagai bidang. Perbaikan kerusakan moral masyarakat juga menjadi bagian dari niat baik Pak Sono. Semua niat baik Pak Sono adalah sesuatu yang mungkin hanya saja butuh kerja keras untuk mewujudkannya. Kerja keras yang dituntut memerlukan aparatus-aparatus berdedikasi tinggi dan siap bekerja, sel...

Para Revolusioner Berikutnya

Kalianlah para revolusioner berikutnya, tapi entahlah yg jelas bukan sy karena sy telah gagal. Kesempatan untuk ku telah berlalu dan semua proyek-proyek revolusi telah gagal. Bahkan untuk sekedar mewariskan kebebasan yg pernah sy cicipi saja rasa sy gagal, mungkin masih ada sedikit kebebasan yg tertinggal tapi hanya pada diri ini dan berputar-putar pada diri sendiri menjadi sebuah kabut tipis dlm hidup. Sy telah gagal, mungkin ada yg sukses dgn segala proyek-proyek fantastisnya tapi mereka yg berhasil sepertinya adalah orang-orang yg dulunya berdiri di seberang jalanku. Mereka dulu hanya berdiri melipat tangan di dada dan sekali-kali menggelengkan kepala serta tersenyum tipis yg tak ku tahu apa makna di balik senyuman itu. Sepertinya mereka itulah yg kini wajahnya bersinar bahagia serta berdiri tegak dgn punggung lurus penuh wibawa di dlm pesta-pesta perayaan keberhasilan. Sepertinya memang kalianlah para revolusioner berikutnya yg penuh dgn mimpi-mimpi spektakuler dan memilik gambara...