... sebenarnya ... sejak media sosial secara legal merampok apa yg melintas dipikiran kita* maka tak ada lagi yg pantas untuk ditulis. orang-orang menjadi begitu jujur perlihatkan dirinya, kejujuran atas persenggama antara pikiran dan muntahan informasi. nasib menulis sudah hampir sama dengan berbicara sudah tak berguna lagi karena apa bedanya antara ucapan dengan igau sejak postingan di media sosial berlomba dengan tarikan nafas kita menjadi yg tercepat hingga membuat aliran informasi sederas aliran darah dalam tubuh kita. yah, koloborasi media penkonstruk wacana sudah sebegitu harmonis jadikan kita babi gemuk yg panik di atas sebuah sofa depan monitor. semua sudah selesai dengan ikut serta berwara-wiri dalam gegap gempita trending topic atau sekedar like, reshare, repost, comment .. bla bla bla ... ha ha ha ... hi hi hi ... dan sulitlah kita bedakan waras dan tidak waras, t...