Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Desember, 2010

Ke-KOSONG-an itu abadi

Apa yg terjadi denganku, kenapa tiba-tiba aku seperti terjatuh dalam sebuah lubang yg gelap. Kegelapan yg hitam nan pekat, kesunyian yang hampa. Berputar mengelilingiku, mencemooh dan membuatku tak berdaya untuk sekedar menarik ujung-ujung bibir membentuk sebuah senyuman. Ada apa ini, kabut tebal seolah menyelimutiku ... membuatku tak mampu melihat jalan di depan dan membuat sesak dada ini. Syair-syair kekosongan mengalir berirama memenuhi seluruh benakku. Hembusan angin dingin membawa butiran-butiran air terus membelai dan mengelus tapi hanya aku, yang lain tak merasakannya karena tak ada yg bergerak tanda tak adanya angin. Jiwa-jiwa tampak meradang di sekelilingku, menambah kacau semuanya. Aku tak tahu, apa ini semua ... aku hanya tahu bahwa darahku tiba-tiba terpompa dengan cepat. Dadaku berdebar seolah ingin pecah menghamburkan seluruh isinya. Kepala pun tak kalah mengerikan kondisinya, berdenyut-denyut seakan ingin ikut pecah membuat seluruh isi kepalaku berhamburan. ah ... ... .....
... ... ... ... ... ... .

Untuk Ibu

Selamat Hari Ibu Ibu ... kata temanku hari ini hari ibu, meski saya tak tahu kebenaran hari ibu itu dan saya juga tak tahu alasan kenapa hari ini dikatakan hari ibu tapi ketahuilah karena alasan itulah aku tulis surat ini. Ibu ... sebahagian besar teman-temanku memberikan kado yg manis pada ibu mereka. Ada yg memberi benda-benda yang kira-kira disukai oleh ibu mereka. Teman yg mementingkan persoalan harga memberi benda yang harganya mahal sementara teman yg melihat substansi sebuah hadiah tidak mempersoalkan harga banyak diantara mereka yg memberi benda yg harganya murah namun sangat berarti seperti bunga atau coklat. Ada juga teman yg membuat sebuah puisi, sajak, atau sebuah lagu yg didedikasikan khusus untuk ibu mereka. Oh iya, ada juga teman yg memberikan hadiah pada ibu mereka "kebebasan untuk tidak mengerjakan apapun pada hari ibu". Ibu-ibu mereka tentu sangat bahagia menerima persembahan-persembahan anak-anak mereka. Aku, maaf ibu ... bersama surat ini aku juga mengirim...