Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label psikologi

NICE dan MESIN KETIK PAK MISBAH

Dia mengambil mesin ketik tua yang tadi dipajangnya sebelum di tendang oleh seorang pegawai kantor kecamatan di depan kantor kecamatan tempat dia menunggu seseorang yang bersedia menebusnya dengan sejumlah uang. Sebenarnya memutuskan untuk menjual mesin ketik tua miliknya adalah keputusan berat yang terpaksa dia ambil demi mendapat tambahan sejumlah uang untuk membeli sebuah buku namun dia tak pernah membayangkan mesin ketik kesayangannya bakal ditendang oleh seorang pegawai kantor kecamatan. Diperhatikannya mesin ketik tua miliknya, tempat pitanya patah namun setelah dia perhatikan sepertinya masih bisa diperbaiki. Setelah memasukkan mesin ketik tuanya ke dalam tas dan meminta maaf kepada si pegawai , dia pun berjalan meninggalkan depan kantor kecamatan. Sebagai seorang yang telah berumur 68 tahun dia termasuk orang tua yang masih cukup kuat, jarak antara kantor kecamatan dengan tempat tinggalnya sekitar 1 km dan dia menempuhnya dengan berjalan kaki. Setelah 30 menit akhirnya dia sam...

"I Started A Joke"

oke ... untuk semuanya kali ini saya mengajak anda semua untuk bernyanyi bersama mari bernyanyi ... I started a joke  Which started the whole world crying  Oh but I didn't see  That the joke was on me...oh no..  And I started to cry  Which started the whole world laughing  Oh if I'd only seen  That the joke was on me  And I looked at the skies  Running my hands  Over my eyes  And I fell out of bed  Cursing my head  For things that I've said  Till I finally died  Which started the whole world living  Oh if I'd only seen  That the joke was on me  And I looked at the skies  Running my hands  Over my eyes  And I fell out of bed  Cursing my head  For things that I've said  Till I finally died  Which started the whole world living  Oh if I'd only seen  That the joke was on me  ...

Tempat Bernama WAWABATU

Aku memutuskan untuk memulai hidup baru. Sebuah kehidupan baru dimana semua hal-hal yang orang benci pada diriku akan aku tinggalkan. Dari beberapa orang yang berhubungan dengan diriku terlihat jelas bagaimana mereka sangat membenci beberapa hal pada diriku. Ada yang membenci sifat lambanku yang dimata mereka adalah sifat bermalas-malasan seorang pemalas tak berguna. ada yang membenci kebiasaanku menilai segala sesuatu yang mereka anggap memgada-ada dan ngawur, aku memang senang menilai sesuatu bahkan senandung tiba seseorang bagiku adalah sesuatu yang menarik dan ternyata menurut salah satu teori psikologi senandung tiba-tiba merupakan refleksi alam bawah sadar yang direpresi. Ada orang yang membenci kesenanganku membaca mungkin menurut mereka membaca adalah bagian dari kebiasaan jelek seorang pemalas. Ada malah yang membenci saat diriku mencoba berfikir dan merenung, jika aku sedang berfikir atau merenungkan sesuatu biasanya mereka berkata "kenapa kamu tinggal diam begitu ? Buk...

Tak Ada Warna Merah Di Pelangi

namanya ulil amri, aku biasa memanggilnya amri tapi sebenarnya dia tak suka dipanggil begitu alasannya sederhana karena nama itu pemberian bapaknya dan kata ibunya menurut bapaknya nama ulil amri tdk bisa dipisah kalau dipisah artinya jadi beda makanya dia tdk suka dipanggi amri atau ulil. anaknya pendiam tapi jika dia telah menganggap dirimu sebagai teman maka dia akan menjadi seorang pencerita yang tak pernah mau diam. aku pernah dibuat jengkel karena harus mendengarkan ceritanya yang berloncatan riang dari satu tema ke tema lainnya yang jika disimak sepintas seperti tak berhubungan, terpaksa aku harus berhenti membaca novel yang baru saja aku beli agar dapat mengikuti alur cerita yang amri tuturkan. hari ini dia mengajakku ke rumahnya. aku memang belum pernah ke rumahnya karena itu aku langsung menerima ajakannya. amri hanya tinggal bertiga dgn ibu dan seorang adiknya. sebenarnya amri punya seorang kakak tapi meninggal saat amri masih berumur 5 tahun. amri pernah bercerita kalau ...

surat balasan ucapan "selamat hari ibu" dari ibu

nak, ibu sudah baca ucapan selamat hari ibu yang kau kirim lewat pesan singkat . terima kasih nak, salam sayang untukmu. sebenarnya adikmu sudah bilang ke ibu kalau kau masih bisa mengakses handphonemu dan dia sudah menyarankan ibu untuk mengirim pesan lewat surat elektronik atau aplikasi chatting di smartphone tapi ibu tidak mau, ibu mau mengirim pesan lewat surat sebagaimana dulu ibu mengirim pesan ketika kau masih kuliah. ibu ingat dalam sebuah suratmu yang kau kirimkan sewaktu kau masih kuliah, kau menuliskan seperti ini "apakah ibu tahu kalau media adalah pesan, jadi ketika saya menerima surat ibu sebelum saya membaca isinya ada pesan tak tertulis yang langsung sampai ke hatiku. goresan tangan ibu yang menulis namaku di amplop surat bagi saya adalah pesan sayang yang cuma bisa dibaca oleh saya" saat itu dalam surat balasan ibu bertanya padamu "dari buku mana lagi kau dapat inspirasi ?". kata-kata mu itu yang membuat ibu memilih mengirimkan balasan ucap...

kejarlah aku dan kau ku tangkap

aku berjalan mengendap-endap mendekatinya, tak ingin mengganggu apa yang sedang dia lakukan. tapi tiba-tiba dia berbalik, sorot mata itu yang dulu telah membuatku menagis sejadi-jadinya kini kembali menatapku tajam. aku terkejut tak bisa berbuat apa-apa, seluruh ototku seperti kaku dan saraf-sarafku seperti tak bekerja. dia kemudian tersenyum sinis lalu berbalik dan menghilang seperti asap tipis tertiup angin. dia pergi lagi dan aku tak berhasil mewujudkan rencanaku. padahal tadi aku sudah sangat berhati-hati mendekatinya namun kembali bukan aku yang membuatnya kanget justru dia yang lagi-lagi secara tiba-tiba menyihirku dengan sorot matanya. ini bukan pertama kali aku bertemu dengannya, sudah lama aku mengejarnya. aku mengejarnya sejak bapakku yang tiba-tiba meninggal saat sedang beristirahat siang di kamarnya. aku orang pertama yang melihat bapak tak lagi bernyawa di kamarnya. saat itu aku hendak menemuinya untuk meminjam sebuah novel koleksinya namun saat aku masuk di kamarnya a...

PERANG SUNYI YANG BELUM PERNAH KITA MENANGKAN

mereka berkata padaku "mengapa kau masih mengasah pedang dan membuat sangat banyak anak-anak panah ? bukankah malam telah berlalu dan peperangan telah usai ?" aku berkata pada mereka "yah malam telah berlalu tapi apakah kalian sudah lupa tanda-tanda akan kembalinya malam dan tanda-tanda perang akan kembali berkecamuk saat malam datang ?" mendengar perkataanku mereka air muka mereka seperti keheranan namun tak berapa lama mereka tertawa terpingkal-pingkal sampai beberapa orang mengeluarkan air mata bahkan sampai ada yg muntah-muntah. setelah tawa mereka reda, mereka berkata "rupanya kau adalah salah satu dari sekian banyak orang yg gila akibat perang semalam. kamu sungguh sangat menyedihkan." ku letakkan pedang yang belum selesai ku asah dan ku tatap mereka satu persatu. beberapa diantara mereka mundur dan mengambil posisi siaga, mungkin mereka pikir aku hendak menyerang mereka seperti yang biasa dilakukan oleh orang-orang yang dianggap gila keti...

lama tak menulis ...

... sebenarnya ...  sejak media sosial secara legal merampok apa yg melintas dipikiran kita*  maka tak ada lagi yg pantas untuk ditulis.  orang-orang menjadi begitu jujur perlihatkan dirinya,  kejujuran atas persenggama antara pikiran dan muntahan informasi.  nasib menulis sudah hampir sama dengan berbicara  sudah tak berguna lagi karena apa bedanya antara ucapan dengan igau  sejak postingan di media sosial berlomba dengan tarikan nafas kita  menjadi yg tercepat hingga membuat aliran informasi sederas aliran darah dalam tubuh kita.  yah, koloborasi media penkonstruk wacana sudah sebegitu harmonis jadikan kita babi gemuk yg panik di atas sebuah sofa depan monitor.  semua sudah selesai dengan ikut serta berwara-wiri dalam gegap gempita  trending topic atau sekedar like, reshare, repost, comment .. bla bla bla ... ha ha ha ... hi hi hi ...   dan sulitlah kita bedakan waras dan tidak waras,  t...

MATA-MATA

Bagiku mata adalah bagian dari organ tubuh manusia yg paling menakutkan mungkin karena itulah mata manusia yg telah mati sebisa mungkin dibuat tertutup. Mata memang menakutkan, sekalipun seluruh tubuh ditutup kecuali mata, jika mata itu ditatap maka dia akan berbicara tentang sesuatu. Sy benar-benar takut pada mata bahkan saat bercermin sebenarnya sy tdk ketakutan pada wajahku secara keseluruhan tapi sy takut pada mata wajah yg ada di cermin yg seperti membalas tatapanku. Sungguh, mata sangat menakutkan. Karena itu sy tak pernah betul-betul berani bertemu dgn mata pada sebuah wajah, kalau pun terpaksa harus bertemu artinya sy menggunakan energi yg cukup besar untuk melakukannya. Kenapa menakutkan ? Mata selalu berbicara sebelum organ tubuh lain ikut campur dlm mengungkapkan sesuatu, saat kita melihatnya dr samping atau dr sudut pandang yg jauh dari jangkauan tatapannya pun mata tetap berbicara. Apa lagi ketika mata diberi tambahan pernak pernik seperti air, warna merah, atau ekspresi...