Aku tak begitu suka dengan matahari !
Matahari itu penipu dan sok sekali.
Dia dengan semena-mena menyingkirkan malam dan menawarkan kesejukan pagi yg semu, nanti pada siang hari baru dia menampakkan dirinya yg sebenarnya. Sangat terang dan panasnya menyengat. Membuat orang-orang yg terlena dengan kesemuan pagi, tersadar karena sengatannya, mereka lari menghindar dan bersembunyi. Bersembunyi di bawah pohon-pohon rindang atau di bawah naungan atap, hanya orang-orang bodoh yg tak lari bersembunyi. Orang-orang tolol itu seperti kodok yg mati terebus karena terlena dan tak sempat meloncat keluar. Setelah berbuat semena-mena, matahari kembali menggelar kesejukan sore hari untuk membuat orang-orang lupa dengan apa yg telah dia lakukan di siang hari. Kesemuan itu terus digelar hingga malam datang dan membuat orang-orang tak pernah menyadari kedatangan malam, matahari telah tenggelam.
Malam pun datang bersama hadirnya benda-benda bercahaya indah di langit malam, namun matahari tak juga...
Hidup Hanya Menunda Kekalahan Tapi Itu Lebih Baik Meski Tidak Berarti Sama Sekali