Sepasang burung terbang membawa plastik dan tali. Mereka kembali ketempat membangun sarangnya. Apa yg dibawa kali untuk merampungkan sarang yg mereka bangun. Karena susahnya mencari ranting dan rumput maka plastik dan tali menjadi bahan utama. Sarang mereka pun bukan di dahan pohon seperti dalam cerita anak-anak di televisi, melainkan di celah cerobong pabrik. Plastik, tali, dan cerobong pabrik bukanlah soal bagi mereka karena berkembang biak adalah tuntutan alam yang selama mereka masih hidup tal bisa mereka lawan. Tak nyaman memang tapi semua menjadi biasa. Setelah memberikan sentuhan akhir dengan memasukkan plastik dan tali yg dibawah, mereka pun terbang sedikit menjauh untuk mengamati hasil kerja mereka lalu bersahut-sahutan bernyanyi merayakan sarang mereka yang telah rampung. Waktu pun berjalan. Burung betina bertelur, telur dierami hingga akhirnya menetas. Generasi baru pun hadir menjadi bagian dari kehidupan ini. Sepasang burung itu bersama-sama merawat anak mereka...