Langsung ke konten utama
Bagiku kesedihan adalah adalah keindahan dalam hidup karena dia yang lebih banyak mengajarkan banyak hal. Berbeda dari kesedihan, kebahagiaan bagiku adalah sesuatu yang sama sekali tidak mengajarkan apa-apa. Kebahagian kalaupun mengajarkan sesuatu padaku, tidak lebih, dia hanya mengajariku untuk mengenal kesedihan karena ketika kebahagiaan datang maka sesuatu yang jelas akan datang selanjutnya adalah kesedihan. Berbeda dari kebahagiaan, kesedihan akan mengajarkan tentang sebuah harapan-harapan. Meski demikian bukan berarti harapan-harapan itu lantas menguras seluruh usaha untuk menggapainya sebab harapan itu memang tak mesti digapai. Tetapkanlah harapan-harapan itu menjadi harapan-harapan sebab aku yakin jika harapan itu telah aku gapai maka selanjutnya tak adalah lagi harapan sebab harapan itu telah dimiliki. Ketika harapan akan kebahagiaan telah telah tiada karena ia telah dimiliki maka apa lagi yang ingin diharapkan maka yang pasti adalah akan datangnya kesedihan. Jika demikian maka wajar adanya jika kesedihan itulah yang aku dekap erat-erat dalam hidupku. Sama ketika pacar yang sangat aku cintai berada jauh dari sisiku maka hidupku hanya akan berisi kesedihan dan kesedihan itu akan melahirkan kerinduan yang sangat akan dirinya dan semuanya terlampiaskan dalam romantisme murahan yang Cuma bisa termediasi oleh sms ataupun perbincangan melalui telepon. Ketika ia telah berada disisiku maka yang akan terjadi hanyalah hari demi hari kerinduan itu akan memudar dan semuanya akan berisi rutinitas-rutinitas yang menjengkelkan sehingga yang muncul kemudian hanyalah kesedihan-kesedihan entah itu kesedihanku sendiri ataupun kesedihan kami berdua yang terjebak dalam rutinitas bukannya romantisme seperti yang terungkap lewat sms atau teleponku ketika dia berada jauh dari diriku. Karena itu, Kebahagiaan dan kesedihan bagiku bagai seorang guru dan ajarannya. Jika kebahagiaan yang diburu dalam kehidupan ini maka bagiku itu sama saja dengan pemujaan terhadap seorang guru dan itu berarti akan berakhir dalam lubang doktrinasi dan ortodoksi yang gelap dan kematiaan itu sudah jelas baginya. Jikapun dia akan tetap hadir maka dia hanya akan hadir dalam musium-musium dan dalam bentuk fosil-fosil purba kala yang hanya memberikan halusinasi kemuliaan suatu zaman kepada seorang pelajar yang ditemani ibunya bertamu kemusium. Kebahagian adalah kematian dan hidup adalah kesedihan. Kesedihanlah yang mengajariku tentang harapan-harapan kebahagiaan dan ketika kebahagiaan telah aku dekap maka kematianlah yang selanjutnya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

metamorfosis

beubah dari kepompong menjadi kupu-kupu namun tak ada kepakan sayap kupu-kupu yang ciptakan badai di afrika, kalau pun ada hanya segelintir yang bisa.mereka adalah orang-orang yg mampu seirama dan beresonansi dengan rotasi matahari, bumi dan bulan dalam harmoni aturan ruang dan waktu. sementara kita, hanyalah baut dalam megastruktur mesin produksi yang harus berproduksi hingga berdaya guna ciptakan kupu-kupu indah yang sinergis dengan alur cerita kehidupan. simpan amarahmu dalam sekam karena tentu tak elok membakar rumah sendiri, properti yang mengilusi diri bagai pahlawan di tengah rawa busuk candradimuka. siapa kamu? siapa aku? kita hanyalah ulat lemah yang bersembunyi di balik selimut sembari berharap esok kita terbangun sebagai kupu-kupu cantik yang memiliki andil besar bagi kelangsungan hidup di muka bumi ini.

Surat Cinta Penantang Ombak

sebelum jam 12 siang, berdirilah di tepian pantai.  lihatlah deburan ombak yang tak pernah kau pikirkan.  jangan menunggu hingga langit beranjak berwarna merah bata,  karena saat itu pelaut telah di tengah lautan. lihatlah deburan ombak di siang hari,  saat itu hanya para pemberani yang menerjang ombak.  hanya kesenangan yang membuat mereka menantang matahari,  di saat orang2 berlari mencari tempat berlindung  sembari menikmati dinginnya air kelapa muda dan sejuknya angin laut di rindangnya pohon kelapa. saat lagi senja datang,  tak ada guna kau berlari ke tepian pantai tuk merangkai puisi kerinduan pada kekasihmu yg berada jauh di tengah laut. semua itu bohong, tak lebih dari harapan palsu pengantarmu pergi ke pembaringan tuk bercumbu dengan dewa mimpi dalam tidur yang nyenyak. sumber gambar: https://medium.com/@siddhantnayak/the-forlorn-sailor-ce0bb5a54ec5

BERSYUKUR

ketika tanganmu menyentuh tanganku aku bahagia dan ketakutan karena sebuah percikan api tercipta. harapan muncul dari gelapnya sebuah dunia yang tak lagi memiliki kemungkinan untuk berharap. samar namun cukup untuk membuat hati tenang meski tak ada kepastian apakah api akan berkobar dari sebuah percikan api. mungkin hanya sebuah varian yang tak pasti namun aku bukanlah polisi atau hakim yang memutuskan fakta kebenaran, dan bukankah masa depan memang belumlah dituliskan, kira2 begitulah makna dari lirik sebuah lagu. jadi tentu terlalu picik untuk menghakimi sesuatu yang masih jauh jaraknya dalam perspektif dimensi ruang dan waktu. merayakan setiap percikap api yang muncul dari momentum-momentum yang terlihat bukanlah bid'ah karena masa depan bukan lagi berbicara tentang aku jadi jangan melibatkan aku dalam hal ini. lihatlah jalinan kisah yang terlihat menjuntai tak beraturan namun pasti tetap memiliki akar meski tertimbun dalam busuknya pupuk organik, sampah busuk dari sebuah sistem...