Bagiku kesedihan adalah adalah keindahan dalam hidup karena dia yang lebih banyak mengajarkan banyak hal. Berbeda dari kesedihan, kebahagiaan bagiku adalah sesuatu yang sama sekali tidak mengajarkan apa-apa. Kebahagian kalaupun mengajarkan sesuatu padaku, tidak lebih, dia hanya mengajariku untuk mengenal kesedihan karena ketika kebahagiaan datang maka sesuatu yang jelas akan datang selanjutnya adalah kesedihan. Berbeda dari kebahagiaan, kesedihan akan mengajarkan tentang sebuah harapan-harapan. Meski demikian bukan berarti harapan-harapan itu lantas menguras seluruh usaha untuk menggapainya sebab harapan itu memang tak mesti digapai. Tetapkanlah harapan-harapan itu menjadi harapan-harapan sebab aku yakin jika harapan itu telah aku gapai maka selanjutnya tak adalah lagi harapan sebab harapan itu telah dimiliki. Ketika harapan akan kebahagiaan telah telah tiada karena ia telah dimiliki maka apa lagi yang ingin diharapkan maka yang pasti adalah akan datangnya kesedihan. Jika demikian maka wajar adanya jika kesedihan itulah yang aku dekap erat-erat dalam hidupku. Sama ketika pacar yang sangat aku cintai berada jauh dari sisiku maka hidupku hanya akan berisi kesedihan dan kesedihan itu akan melahirkan kerinduan yang sangat akan dirinya dan semuanya terlampiaskan dalam romantisme murahan yang Cuma bisa termediasi oleh sms ataupun perbincangan melalui telepon. Ketika ia telah berada disisiku maka yang akan terjadi hanyalah hari demi hari kerinduan itu akan memudar dan semuanya akan berisi rutinitas-rutinitas yang menjengkelkan sehingga yang muncul kemudian hanyalah kesedihan-kesedihan entah itu kesedihanku sendiri ataupun kesedihan kami berdua yang terjebak dalam rutinitas bukannya romantisme seperti yang terungkap lewat sms atau teleponku ketika dia berada jauh dari diriku. Karena itu, Kebahagiaan dan kesedihan bagiku bagai seorang guru dan ajarannya. Jika kebahagiaan yang diburu dalam kehidupan ini maka bagiku itu sama saja dengan pemujaan terhadap seorang guru dan itu berarti akan berakhir dalam lubang doktrinasi dan ortodoksi yang gelap dan kematiaan itu sudah jelas baginya. Jikapun dia akan tetap hadir maka dia hanya akan hadir dalam musium-musium dan dalam bentuk fosil-fosil purba kala yang hanya memberikan halusinasi kemuliaan suatu zaman kepada seorang pelajar yang ditemani ibunya bertamu kemusium. Kebahagian adalah kematian dan hidup adalah kesedihan. Kesedihanlah yang mengajariku tentang harapan-harapan kebahagiaan dan ketika kebahagiaan telah aku dekap maka kematianlah yang selanjutnya.
beubah dari kepompong menjadi kupu-kupu namun tak ada kepakan sayap kupu-kupu yang ciptakan badai di afrika, kalau pun ada hanya segelintir yang bisa.mereka adalah orang-orang yg mampu seirama dan beresonansi dengan rotasi matahari, bumi dan bulan dalam harmoni aturan ruang dan waktu. sementara kita, hanyalah baut dalam megastruktur mesin produksi yang harus berproduksi hingga berdaya guna ciptakan kupu-kupu indah yang sinergis dengan alur cerita kehidupan. simpan amarahmu dalam sekam karena tentu tak elok membakar rumah sendiri, properti yang mengilusi diri bagai pahlawan di tengah rawa busuk candradimuka. siapa kamu? siapa aku? kita hanyalah ulat lemah yang bersembunyi di balik selimut sembari berharap esok kita terbangun sebagai kupu-kupu cantik yang memiliki andil besar bagi kelangsungan hidup di muka bumi ini.
Komentar