Langsung ke konten utama

BOHONG ! OMONG KOSONG ! HIDUP !

manusia dan kehidupan seperti hubungan laki-laki dan perempuan. butuh kebohongan untuk membuatnya terus berjalan dan omong kosong sangat diperlukan untuk membuatnya penuh cerita-cerita yg membuat tawa pecah dan tangis menjadi begitu menyentuh. tanpa kebohongan dan omong kosong hidup hanya akan menjadi sebuah cerita datar yg tak lebih dr drama-drama picisan tontonan sepintas lalu di sebuah ruang tunggu. kebohongan dan omong kosong melahirkan intrik-intrik yg membuat jalan kehidupan basah oleh darah mereka-mereka yg lemah dan mereka-mereka yg menolak semua kebohongan serta omong kosong yg jadi bagian penting kehidupan. mereka yg lemah memang pantas untuk dikorbankan karena hanya akan menjadi beban bagi kehidupan. orang-orang lemah hanya mampu mengiyakan semua kebohongan dan omong kosong, mereka hanya meniknatinya, itu berbahaya karena akan menjadikan kehidupan ini sampai pada titik jenuh dan jika itu terjadi maka akan banyak orang-orang yg akan mencoba menolak kebohongan dan omong kosong kehidupan, penolakan-penolakan akan membuat intrik-intrik yg melimpah melampau batas kewajaran. dalam batasan wajar, intrik sangat diperlukan untuk membunuh para penolak yg mencoba menolak kebohongan dan omong kosong kehidupan. pembunuhan orang lemah dan para penolak akan melahirkan horor yg akan diberi label cerita tragis. cerita tragis ini akan beraroma kepahlawanan dimana para pembunuh penolak akan diberi gelar pahlawan dimana kadar kepahlawanannya diukur dr seberapa banyak para penolak yg mampu dibunuhnya dan seberapa basah oleh darah jalan kehidupannya. karena itulah pahlawan adalah pihak yg sangat berkepentingan dalam peningkatan jumlah orang-orang lemah dan bodoh. adapun intrik-intrik yg mereka ciptakan adalah intelektualitas dimana ketinggian intelektualitas mereka berbanding lurus dgn seberapa banyak orang-orang lemah dan bodoh yg mereka habisi.
lalu bagaimana dgn orang-orang yg hidup di dunia antara dunia orang-orang lemah dan dunia para penolak ?
mereka yg hidup di dunia antara adalah orang-orang yg selain menikmati kebohongan dan omong kosong kehidupan, mereka juga kadang mencoba melakukan penolakan-penolakan yg semu atau kadang-kadang mengambil bagian dlm antrian panjang calon pahlawan. sama halnya dgn penolakan-penolakan semu, menjadi bagian dr antrian panjang calon pahlawan adalah hal yg sangat berperan dlm mempertahankan kelangsungan kebohongan dan omong kosong kehidupan.

kira-kira seperti itulah kehidupan ini, kalau pun salah itu artinya ini tidak lebih dr bagian kebohongan serta omong kosong kehidupan dan yg menuliskannya ini tidak lebih dr penghuni dunia antara yg mencoba mengambil salah satu bagian dari bagian kehidupan dunia antara.
jadi lupakanlah !

Komentar

Postingan populer dari blog ini

metamorfosis

beubah dari kepompong menjadi kupu-kupu namun tak ada kepakan sayap kupu-kupu yang ciptakan badai di afrika, kalau pun ada hanya segelintir yang bisa.mereka adalah orang-orang yg mampu seirama dan beresonansi dengan rotasi matahari, bumi dan bulan dalam harmoni aturan ruang dan waktu. sementara kita, hanyalah baut dalam megastruktur mesin produksi yang harus berproduksi hingga berdaya guna ciptakan kupu-kupu indah yang sinergis dengan alur cerita kehidupan. simpan amarahmu dalam sekam karena tentu tak elok membakar rumah sendiri, properti yang mengilusi diri bagai pahlawan di tengah rawa busuk candradimuka. siapa kamu? siapa aku? kita hanyalah ulat lemah yang bersembunyi di balik selimut sembari berharap esok kita terbangun sebagai kupu-kupu cantik yang memiliki andil besar bagi kelangsungan hidup di muka bumi ini.

Surat Cinta Penantang Ombak

sebelum jam 12 siang, berdirilah di tepian pantai.  lihatlah deburan ombak yang tak pernah kau pikirkan.  jangan menunggu hingga langit beranjak berwarna merah bata,  karena saat itu pelaut telah di tengah lautan. lihatlah deburan ombak di siang hari,  saat itu hanya para pemberani yang menerjang ombak.  hanya kesenangan yang membuat mereka menantang matahari,  di saat orang2 berlari mencari tempat berlindung  sembari menikmati dinginnya air kelapa muda dan sejuknya angin laut di rindangnya pohon kelapa. saat lagi senja datang,  tak ada guna kau berlari ke tepian pantai tuk merangkai puisi kerinduan pada kekasihmu yg berada jauh di tengah laut. semua itu bohong, tak lebih dari harapan palsu pengantarmu pergi ke pembaringan tuk bercumbu dengan dewa mimpi dalam tidur yang nyenyak. sumber gambar: https://medium.com/@siddhantnayak/the-forlorn-sailor-ce0bb5a54ec5

BERSYUKUR

ketika tanganmu menyentuh tanganku aku bahagia dan ketakutan karena sebuah percikan api tercipta. harapan muncul dari gelapnya sebuah dunia yang tak lagi memiliki kemungkinan untuk berharap. samar namun cukup untuk membuat hati tenang meski tak ada kepastian apakah api akan berkobar dari sebuah percikan api. mungkin hanya sebuah varian yang tak pasti namun aku bukanlah polisi atau hakim yang memutuskan fakta kebenaran, dan bukankah masa depan memang belumlah dituliskan, kira2 begitulah makna dari lirik sebuah lagu. jadi tentu terlalu picik untuk menghakimi sesuatu yang masih jauh jaraknya dalam perspektif dimensi ruang dan waktu. merayakan setiap percikap api yang muncul dari momentum-momentum yang terlihat bukanlah bid'ah karena masa depan bukan lagi berbicara tentang aku jadi jangan melibatkan aku dalam hal ini. lihatlah jalinan kisah yang terlihat menjuntai tak beraturan namun pasti tetap memiliki akar meski tertimbun dalam busuknya pupuk organik, sampah busuk dari sebuah sistem...